Notification

×

Iklan

Iklan

Kaget Pagi- Pagi Pasukan Kebersihan Pelaihari di Kasih Paket Sembako dengan LSM Merah Putih

Senin | 6/03/2019 WIB Last Updated 2019-06-03T04:42:02Z
Pekerja Bersih - Bersih di Pelaihari di Beri Sbako oleh LSM Merah Putih
Tanah Laut - Hembusan angin masih terasa menusuk tulang, Senin (2/6/2019) pagi. Meski begitu kalangan 'Pasukan Kuning' di Kota Pelaihari telah sibuk dengan alat-alat kebersihannya di jalanan.

Namun pada Senin pagi itu, mereka tersenyum begitu sumringah. Tanpa disangka, rezeki tak terduga menghampiri mereka yang sedang sibuk membesirkan jalan raya di Kota Pelaihari.

Rombongan Lembaga Swasaya Masyarakat Merah Putih (LSM MP) menghampiri dan menyapa mereka. Lebih dari itu, pegiat antikorupsi di Bumi Tuntung Pandang teraebut berbagi kebahagiaan.

"Terima kasih, terima kasih banyak Bapa dan Ibu atas perhatiannya. Semoga pian tambah lancar rezekinya," ucap spontan kalangan Pasukan Kuning tersebut usai menerima paket sembako.

Beragam jenis bahan pangan melengkapi kantongan plastik tersebutm di antaranya minyak goreng kemasan, sirup segar manis, teh celup kotak, gula pasir, kue kering, dan lainnya.

"Inilah cara blusukan yang kami lakukan. Pada pengujung bulan suci ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan orang-orang lemah dan kaum dhuafa lainnya," ucap Direktur LSM MP Muhammad Hardiansyah.

Ia mengatakan pada Ramadan 1440 Hijriyah tahun 2019 ini lembaganya menyiapkan paket sembako sebanyak 60 unit dengan total anggaran tak kurang mencapai Rp 10 juta. Sebagian besar telah didistribusikan kepada kaum dhuafa dan warga ekonomi lemah lainnya.

Pada tiap blusukan, Hardiansyah selalu turut langsung terjun ke lapangan. Dengan begitu dirinya bisa melihat dari dekat dan langsung berinteraksi dengan kaum dhuafa yang dikunjungi.

Banyak pelajaran bermakna yang ia petik tiap kali melakukan blusukan. Dirinya bisa menyaksikan secara kasat mata betapa masih banyak warga lemah di Bumi Tuntung Pandang yang sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah maupun dermawan.

Seperti beberapa hari sebelumnya ketika dirinya blusukan ke kawasan Lokserapang, permukiman kecil di pinggiran Kota Pelaihari. Di tempat ini, rombongan MP beranjangsana ke kediakan Siah, perempuan tua yang kini berusia 70 tahun.

Di rumahnya yang reot dan compang-camping di wilayah RT 22 RW 8 Kelurahan Pelaihari itu, Siah tinggal sendirian. "Menyedihkan sekali kondisi beliau. Sejak awal Ramadan lalu tak bisa lagi beraktivitas karena faktor fisik yang kian lemah sehingga menyebabkannya tak bisa beraktivitas lagi," tutur Hardiansyah.

Siah terkejut ketika dikunjungi tamu yang tak ia kenal. Lebih terkejut lagi ketika tamunya yang tak lain adalah rombongan LSM MP memberinya paket sembako.

"Umaa, tarima kasih banar Nak lah. Mudahan pian bauntung batuah saumuran," ucap Siah.

Hardiansyah berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk menguatkan kepekaan sosial dan berbagi rezeki meski sedikit. "Mereka kaum dhuafa adalah saudara kita. Kalau bukan kita, siapa lagi yang memperhatikan dan membantu," tandasnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Tanahlaut di bawah kepemimpinan Bupati Sukamta dan Wabup Abdi Rahman bisa lebih memperhatikan kehidupan kaum dhuafa di Bumi Tuntung Pandang. "Contohnya Nini Siah itu, rumahnya tak layak huni, perlu dibedah melalui program pemerintah daerah," cetus Hardiansyah. (Her/Roy}
×
NewsKPK.com Update