HEADLINE NEWS

Hukum Mati Koruptor

Hukum Mati Koruptor

Peringatan Hari Kartini, Siwi Peni : "Sayang Hanya Sedikit Wanita Menjadi Pemimpin Di Suatu, Perusahaan Atau Institusi"

Simalungun-Sumut. “Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan merasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri.”

Demikian salah satu kalimat bijak dari Ibu RA Kartini dan berkat perjuangan beliau, maka saat ini banyak kaum wanita yang berpendidikan tinggi, berkarier dan bahkan menjadi menteri, juga pemimpin dibeberapa institusi, termasuk Presiden Republik Indonesia pernah dipimpin oleh wanita yaitu bu Megawati Soekarnoputri.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni ketika menginspirasi perjuangan RA Kartini, dalam menghadiri undangan silaturahmi sekaligus memperingati HUT RA Kartini yang ke-140 oleh Ikatan Keluarga Besar Isteri (IKBI) PTPN IV, di Wisma Sitalasari PTPN IV Nagori Bah Jambi, Kamis 25 April 2019.

Acara dihadiri langsung Siwi Peni selaku pembina IKBI, Wakil Ketua I Gusti Koni Pakpahan dan Wakil Ketua II Fitrina Pamari, Pengurus dan Anggota IKBI Kantor Direksi, Kebun/ PKS dari lingkungan PTPN IV.

Di bagian lain Siwi Peni menyampaikan bahwa kaum wanita itu banyak yang pintar terbukti banyak wanita yang lulus di perguruan tinggi yang IPK nya juga tinggi. Namun sayangnya hanya sedikit wanita yang menjadi pemimpin di suatu perusahaan atau institusi.

Sebenarnya bukan karena perempuan kalah dengan pria, namun pada saat para wanita tersebut berumahtangga dan memiliki anak, akhirnya timbul keragu-raguan antara memilih berkarier atau di rumah tangga. Dan banyak yang lebih memilih fokus pada rumah tangga, akhirnya karier di perusahaan atau institusi diserahkan kepada kaum laki-laki, kata Siwi Peni.

Namun apapun itu pilihan yang dipilih oleh para wanita, hendaknya tetap memiliki komitmen dalam memberi manfaat kepada sesama manusia, rumah tangga dan lingkungan. Tetap berperan pada hal yang positip dan tentunya pasti dengan dukungan suami, anak dan keluarga. Karena itu salah satu tugas manusia kenapa diciptakan sebagai khalifah di muka bumi, tidak dibedakan antara laki-laki dan perempuan, sebut Siwi Peni.

Sebelumnya Gusti Koni Pakpahan dalam sambutannya menyampaikan, jika kita melihat perjuangan RA Kartini sampai saat ini hak antara kaum wanita dan laki-laki sudah disetarakan atau tidak dibedakan lagi. "Coba kita lihat saat ini sudah banyak kaum perempuan yang duduk di pemerintahan Jokowi dan kita patut bangga", kata Gusti Koni Pakpahan.

"Demikian juga di PTPN IV, kita juga bangga dipimpin oleh seorang perempuan yang cantik yakni Ibu Siwi Peni sebagai Direktur Utama", ucap Gusti Koni Pakpahan.

Di sisi lain, Gusti Koni Pakpahan mengatakan bahwa tugas kita sebagai wanita dalam keluarga sangat berat, tetapi marilah kita jalankan tugas dan tanggung jawab kita baik sebagai ibu atau guru dalam membimbing putra-putri untuk generasi penerus bangsa dan negara, maupun sebagai pendamping bagi suami dan lain-lain.

Gusti Koni Pakpahan menjelaskan bahwa, program Gemas atau gerakan masyarakat sehat untuk dapat kita laksanakan, diantaranya kita dapat mengurangi pemakaian tas plastik, dengan cara membawa tempat dari rumah yang bukan dari bahan plastik, untuk berbelanja seperti di pasar tradisional.

Juga diingatkan kepada masing-masing Distrik/ Kebun/ PKS/ Balai Benih untuk tidak membuang sampah sembarangan di dalam areal tanaman kelapa sawit, yang berdampingan dengan perumahan karyawan, tutup Gusti Koni Pakpahan.

Acara peringatan diisi dengan pembacaan puisi dan berbagai perlombaan seperti cara berbusana terbaik, dan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk menyambung tali silaturahmi pada Ikatan Keluarga Besar Istri PTPN IV. (Umri/Tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *