Pematangsiantar-Sumut. DPD jaringan pendamping kebijakan pembangunan (JPKP) pemetangsiantar berkolaborasi PC-SPSI mengadakan kegiatan/aksi galeri foto indonesia maju melawan fitnah dan hoax dikota pematangsiantar,yang dilepas langsung Wali kota pematangsiantar Hefriansyah SE.MM di depan balaikota jalan merdeka no.6,kamis (11/4).
Dalam sambutan wali kota mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini,karena disini kita berkumpul bersama-sama melakukan aksi untuk menyatukan negara kesatuan republik indonesia dalam melawan fitnah dan hoax dikota pematangsiantar.
Lanjut Hefriansyah menghimbau kepada seluruh peserta yang mengikuti aksi untuk menyampaikan kepada masyarakat kota pematangsiantar jangan lupa 17 april mari kita berbondong-bondong untuk melaksanakan pesta demokrasi di pematangsiantar,"menuju indonesia maju lawan fitnah dan hoax".
Sementara ketua DPD JPKP Sutrisno Dalimunthe menjelaskan aksi ini untuk menyatakan sikap dan menegaskan bahwa masyarakat kota pematangsiantar dengan sunguh-sunguh menolak setiap bentuk pernyataan,informasi,berita yang tidak jelas referensi dan sumbernya.dengan kata lain masyarakat menolak fitnah dan hoax di kota pematangsiantar.
Acara aksi diawali dengan titik kumpul dilapangan H.adam malik berlanjut didepan kantor balaikota untuk dilepas wali kota,dan selanjutnya melakukan orasi dan statement untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dikota pematangsiantar.
Aksi ini diikuti 150 orang yang berasal dari pengurus dan angota DPD JPKP,PC-SPSI dan stake holder pemerintah. (Umri/Tim)
Dalam sambutan wali kota mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini,karena disini kita berkumpul bersama-sama melakukan aksi untuk menyatukan negara kesatuan republik indonesia dalam melawan fitnah dan hoax dikota pematangsiantar.
Lanjut Hefriansyah menghimbau kepada seluruh peserta yang mengikuti aksi untuk menyampaikan kepada masyarakat kota pematangsiantar jangan lupa 17 april mari kita berbondong-bondong untuk melaksanakan pesta demokrasi di pematangsiantar,"menuju indonesia maju lawan fitnah dan hoax".
Sementara ketua DPD JPKP Sutrisno Dalimunthe menjelaskan aksi ini untuk menyatakan sikap dan menegaskan bahwa masyarakat kota pematangsiantar dengan sunguh-sunguh menolak setiap bentuk pernyataan,informasi,berita yang tidak jelas referensi dan sumbernya.dengan kata lain masyarakat menolak fitnah dan hoax di kota pematangsiantar.
Acara aksi diawali dengan titik kumpul dilapangan H.adam malik berlanjut didepan kantor balaikota untuk dilepas wali kota,dan selanjutnya melakukan orasi dan statement untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dikota pematangsiantar.
Aksi ini diikuti 150 orang yang berasal dari pengurus dan angota DPD JPKP,PC-SPSI dan stake holder pemerintah. (Umri/Tim)

