Notification

×

Iklan

Iklan

Sulap Barang Bekas Menjadi 'Kapal' Dengan Penghasilan Hingga Jutaan Rupiah

Minggu | 4/07/2019 WIB Last Updated 2019-04-07T13:28:59Z
Tanah Laut-Kalsel. Berawal dari mengotak-ngatik, hingga menjadi sebuah keterampilan, Masrani berhasil memanfaatkan barang-barang bekas seperti kayu plywod, mainanan anak-anak, hingga bekas barang elektronik, merupakan sebuah rejeki yang tersembunyi, dimana dengan menjadikan barang-barang bekas yang bermanfaat. dapat menghasilkan uang jutaan rupiah. Masrani dapat di temui di terminal taksi Tanah Habang Pelaihari, RT 01 jln Kemakmuran, Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Tidak sampai di situ, ia juga membuka usaha service hand Phone, yang lagi di gandrungi masyarakat saat ini. Apa yang membuat Masrani mendapat uang jutaan rupiah dari barang-barang bekas yang ia kumpulkan? Ya, Masrani menyulap sejumlah barang-barang bekas tersebut untuk di buatnya menjadi kapal-kapal miniatur yang juga dapat berjalan di air. Beragam bentuk kapal miniatur yang di buatnya beragam, mulai dari kapal Tugboat, kapal pengangkut peti kemas, kapal rescue hingga kapal pesiar. Yang kesemua itu mirip dengan kapal sebenarnya.

Hebatnya lagi, kapal miniatur produksi Masrani sudah ada yang dipesan oleh negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura. Pola pemasaran dengan memanfaatkan medsos dengan memajang gambar kapal-kapal. Tak heran produksi kapal miniatur buatannya pun banyak yang memesan, baik dari lembaga yang berkaitan dengan kapal maupun secara pribadi. Harga kapal pun tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pengerjaannya, karena Masrani tidak ingin mengecewakan pemesan, sehingga kapal miniatur harus di buat mirip dengan aslinya.

Soal harga per kapal yang tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pengerjaan nya, Masrani mampu meraup sebesar Rp 7 sampai Rp 8 juta,  paling murah harga kapal sebesar Rp 1,5 atau sampai Rp 1,8 juta. Di temui di bengkel kerjanya, Masrani dalam pembuatan kapal-kapal di bantu oleh ponakannya Rudini, barang-barang bekas yang telah berada di tangan mereka pun di bentuk dengan pola kapal.

Awalnya hanya melihat-lihat di televisi atau di internet gambar-gambar kapal-kapal dari berbagai macam negara,dan akhirnya secara perlahan baik bentuk maupun warna di sesuaikan dengan kapal aslinya, hasilnya bisa dalam kurun waktu 1 pekan bahkan 1 bulan pengerjaan kapal pundapat selesai dan sama persis bentuknya dengan aslinya sebuah kapal.

“semua memang harus sabar dan teliti di kerjakan, agar kapal miniatur hasilnya mirip dengan aslinya", kata Masrani bersemangat.(HR)
×
NewsKPK.com Update