Notification

×

Iklan

Iklan

Kejari Ende ,Sebut ada Laporan Dugaan Korupsi senilai 1.4 Milyar

Kamis | 2/21/2019 WIB Last Updated 2019-02-21T11:22:12Z

ENDE - Aparat Kejaksaan Negeri Ende menerima laporan pengaduan dugaan korupsi dari masyarakat,terkait Proyek pekerjaan Pembangunan gerbang masuk, Tourism Information Center (TIC) dan ampiteater. Pembangunan itu diketahui menelan 1,4 Miliar Rupiah

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Soedarso, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Ende, Tony Aji kepada wartawan kamis 21/2 pagi.

Dijelaskannya, pihaknya sudah mendapat laporan dugaan adanya Tindak pidana Korupsi dan sebagai kasie pidsus  telah membuat laporan kepada atasan (Kajari Ende), dan laporan tersebut juga telah  disetujui oleh sebab itu tentunya akan segera di laksanakan sesuai perintah"kami sudah menerima laporan dan tentunya akan di tindak lanjuti,apabila ada indikasi korupsi maka tentunya akan di tindak lanjuti" ungkapnya


"Yang pasti sudah ada laporan tentunya kami akan segera  melakukan  penyelidikan "dan mengumpulkan bahan serta keterangan dari berbagai pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam pekerjaan proyek pembangunan gedung pintu masuk wisata alam Gunung Meja." tegas Tony Aji.

Untuk diketahui, mencuatnya kasus dugaan Korupsi proyek pekerjaan  pembangunan gedung pintu masuk wisata alam Gunung Meja berawal dari klaim pemilik tanah Pua Pua Slamah yang melakukan pemagaran lokasi tanah miliknya yang digunakan untuk mendirikan bangunan tersebut. Sesuai kesepakatan awal tanah miliknya seluas 30x40 meter persegi dipakai dengan biaya ganti rugi sebesar Rp.240 Juta. Namun hingga kini uang ganti rugi baru diterima keluarga sebesar Rp. 50 juta rupiah.

Sisanya hingga kini belum ada kejelasan soal pelunasannya. Sementara proyek pembangunan gedung pintu masuk di atas lokasi tanah seluas 30x40 meter persegi dibangun sejak pertengahan tahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp. 1,4 Miliar. Proyek tersebut sudah diserahkan oleh PPK dari kementrian pariwisata kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Ende.(AL)
×
NewsKPK.com Update