Jalan Desa Ranto Naru Kecamatan Simpang Jernih Rusak Parah dan Berlumpur

Jalan Desa Ranto Naru Kecamatan Simpang Jernih Rusak Parah dan Berlumpur

Sabtu, 14 Maret 2020, 15.37

Aceh Timur - News KPK .Jalan  desa ranto naru, HTI sangat memperhatinkan, masyarakat merasa sedih dan selalu mengeluh,disebabkan hampir setiap penghujan tiba jalan mereka licin dan berlumpur sehingga membuat warga kewalahan untuk mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan mereka dari desa  ranto naru ke kota kecamatan di simpang jernih

Keuchik ranto naru said sahbuddin Menyampaikan kepada media ini, melalui telepon selulernya pada tanggal 11 maret 2020 di kediamanya,bahwa warganya selalu bersedih dan mengeluh dengan kondisi jalan yang mereka lalui,pasalnya jalan mereka licin dan berlumpur dan dari tahun ketahun jalan mereka belum ada perbaikan dan perhatian untuk perbaikan jalan dari pihak manapun hususnya pemerintah kabupaten aceh timur, sehingga mengakibatkan para petani rugi, karena masyarakat tidak dapat mengeluarkan hasil panen mereka ke kota kecamatan di simpang jernih.

Said sahbuddin menambahkan, kondisi jalan becek dan berlumpur terdapat hampir di sepanjang jalan sehingga kendaraan roda empat dan dua tidak bisa melintas untuk mengeluarkan hasil panen karet dan hasil panen tanaman lainya ke luar kota.

“Jalan desa ranto naru ke perjut desa melidi ber jarak tempuh kurang lebih 12 kilometer yang sangat sulit untuk dilalui roda dua dan empat, pasalnya di musim penghujan jalan ber lumpur dan di musim kemarau jalan retak dan  pecah-pecah sehingga sulit untuk di lalui kenderaan roda dua dan empat jelas Said sahbuddin.

Masyarakat saat ini harus melintasi rute jalan yang  sangat extrim dan penuh tantangan sehingga masyarakat harus extra hati-hati untuk melintasi jalan tersebut karna di khoatirkan akan membahayakan jiwa bagi pengguna jalan.


“Masyarakat sangat sedih, karena jalan rusak parah semua kegiatan baik pertanian, pendidikan dan kesehatan jadi terhambat, yang paling menyedihkan di saat masyarakat sedang mengalami sakit bersalin, masyarakat harus menggotong pasien dengan ber jalan kaki sepanjang 12 kilo meter ke daerah perjut desa melidi untuk di bawa ke rumah sakit di kecamatan simpang jernih kabupaten aceh timur.

Warga desa ranto naru sahiddin mengatakan jalan penghubung antar desa ranto naru ke desa melidi tak pernah ada perbaikan atau pengerasan jalan, maka untuk itu kami masyarakat desa ranto naru meminta kepada pihak pemerintah Aceh timur supaya dapat membangun atau memperbaiki jalan kami secapatnya sehingga hasil pertanian dan perkebunan masyarakat dapat dipasarkan dengan baik dan mudah, tutup""sahiddin. ""(said)

TerPopuler