KOTA JAMBI- Sudah berjalan Dua Periode masa kepemimpinan Wali Kota Jambi, H.Syarif Fasha,ME, ruas jalan di lingkungan yang berada di sebagian RT.10 Kelurahan Penyengat Rendah Kota Jambi, hingga kini belum juga di bangun. Padahal wilayah ini masih termasuk kedalam Kota Jambi.
Berbagai program milik Kota Jambi diantaranya ialah seperti, Bangkit Berdaya misalnya, Program Kotaku, dan lain sebagainya terus saja merealisasikan pembangunan, namun diketahui hingga kini tidak sampai kearea ini. Padahal masyarakat yang tinggal diarea pinggir Sungai Batanghari ini pun sangat membutuhkan badan jalan yang layak untuk ditempuh.
Pada Rabu kemarin tanggal, 1 Januari 2020, sekira pukul.15:30 Wib, masyarakat setempat terlihat terus saja melakukan pekerjaan pembukaan ruas jalan sepanjang lebih kurang 1,5 Kilo Meter itu.
Ijal, Masyarakat setempat saat dikonfirmasi disela kesibukannya menyangkut tanah badan jalan lingkungan ini mengatakan, mewakili warga lainnya meminta Pemerintah Kota Jambi memperhatikan jalan lingkungan disini, apalagi disini juga masih termasuk kedalam wilayah Kota Jambi, bukan Masuk ke Kabupaten tetangga.
"Singkat Bae sayo ngomong, mewakili warga lainnyo yang tinggal disini, tentunyo setelah kami melakukan pemerataan tanah jalan yang baru saja direlokasikan ini, berharap pemerintah Kota Jambi segera merealisasikan pembangunan jalan rabat beton yang layak. Apalagi sudah puluhan tahun jalan ini belum tersentuh pembangunan, mulai dari lokasi jalan rawan longsor dari tepi tebing Sungai Batanghari kemarin, hingga saat ini telah dipindah alihkan ke lokasi yang baru, yang dikerjakan secara gotong royong ini pun belum juga ada resfond atau informasi baik dari Pemkot Jambi", Beber Ijal, dengan bahasa asli Jambi penuh harap. (RDN)
Berbagai program milik Kota Jambi diantaranya ialah seperti, Bangkit Berdaya misalnya, Program Kotaku, dan lain sebagainya terus saja merealisasikan pembangunan, namun diketahui hingga kini tidak sampai kearea ini. Padahal masyarakat yang tinggal diarea pinggir Sungai Batanghari ini pun sangat membutuhkan badan jalan yang layak untuk ditempuh.
Pada Rabu kemarin tanggal, 1 Januari 2020, sekira pukul.15:30 Wib, masyarakat setempat terlihat terus saja melakukan pekerjaan pembukaan ruas jalan sepanjang lebih kurang 1,5 Kilo Meter itu.
Ijal, Masyarakat setempat saat dikonfirmasi disela kesibukannya menyangkut tanah badan jalan lingkungan ini mengatakan, mewakili warga lainnya meminta Pemerintah Kota Jambi memperhatikan jalan lingkungan disini, apalagi disini juga masih termasuk kedalam wilayah Kota Jambi, bukan Masuk ke Kabupaten tetangga.
"Singkat Bae sayo ngomong, mewakili warga lainnyo yang tinggal disini, tentunyo setelah kami melakukan pemerataan tanah jalan yang baru saja direlokasikan ini, berharap pemerintah Kota Jambi segera merealisasikan pembangunan jalan rabat beton yang layak. Apalagi sudah puluhan tahun jalan ini belum tersentuh pembangunan, mulai dari lokasi jalan rawan longsor dari tepi tebing Sungai Batanghari kemarin, hingga saat ini telah dipindah alihkan ke lokasi yang baru, yang dikerjakan secara gotong royong ini pun belum juga ada resfond atau informasi baik dari Pemkot Jambi", Beber Ijal, dengan bahasa asli Jambi penuh harap. (RDN)

