Takalar - Pelaksanaan program Sistem Informasi Desa (SID) oleh pemerintah desa Laikang disoroti tajam oleh LSM BAKIN (Badan Anti Korupsi Indonesia).
Ketua Tim Advokasi LSM BAKIN, Muh. Ilham, mempertanyakan pelaksanaan SID oleh Pemdes Laikang yang menelan anggaran 30 juta rupiah.
” SID adalah aplikasi gratis. Ini harus diketahui oleh publik. Sehingga anggaran 30 juta tentu kita pertanyakan kira-kira digunakan untuk apa? …” ungkapnya. (16/9/2019).
BAKIN membandingkan pelaksanaan program SID di seluruh desa di kecamatan Mappakasunggu yang hanya menganggarkan 10 juta rupiah per desanya.
” Sampai saat ini kita masih menunggu Pj. Kepala desa memberikan klarifikasi dan memperlihatkan RAB nya. Karena desa-desa di Mapsu anggarannya 10 juta, Laikang 30 juta, padahal dengan program yang sama…” lanjutnya.
Sementara itu, Penjabat (P.J.) Kepala desa Laikang, Syaparuddin, S.Sos. yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp (16/9/2019) memastikan telah melaksanakan kegiatan tersebut. Namun dirinya masih enggan menjawab pertanyaan wartawan mengenai spesifikasi program SID sehingga bisa menelan anggaran yang besarnya 3 kali lipat dari anggaran SID di desa-desa kecamatan Mappakasunggu. (Muh.Rasyid)
Ketua Tim Advokasi LSM BAKIN, Muh. Ilham, mempertanyakan pelaksanaan SID oleh Pemdes Laikang yang menelan anggaran 30 juta rupiah.
” SID adalah aplikasi gratis. Ini harus diketahui oleh publik. Sehingga anggaran 30 juta tentu kita pertanyakan kira-kira digunakan untuk apa? …” ungkapnya. (16/9/2019).
BAKIN membandingkan pelaksanaan program SID di seluruh desa di kecamatan Mappakasunggu yang hanya menganggarkan 10 juta rupiah per desanya.
” Sampai saat ini kita masih menunggu Pj. Kepala desa memberikan klarifikasi dan memperlihatkan RAB nya. Karena desa-desa di Mapsu anggarannya 10 juta, Laikang 30 juta, padahal dengan program yang sama…” lanjutnya.
Sementara itu, Penjabat (P.J.) Kepala desa Laikang, Syaparuddin, S.Sos. yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp (16/9/2019) memastikan telah melaksanakan kegiatan tersebut. Namun dirinya masih enggan menjawab pertanyaan wartawan mengenai spesifikasi program SID sehingga bisa menelan anggaran yang besarnya 3 kali lipat dari anggaran SID di desa-desa kecamatan Mappakasunggu. (Muh.Rasyid)

