HEADLINE NEWS

Hasil Temuan BPK RI Kenaikan Jumlah Anggaran Penyusunan APBD 2017 tidak Memiliki Dasar Pertimbangan Rasional

Morowali- Hasil Reviu BPK RI atas Dokumen Anggaran yang dihasilkan dalam setiap Tahapan Penyusunan APBD 2017 Kabupaten Morowali, Propinsi Sulawesi Tengah Menunjukan terdapat perubahan/Kenaikan yang cukup signifikan dalam jumlah Anggaran yang dialokasikan pada masing-masing tahapan tersebut.



Keterangan temuan BPK RI yang di Rinci pada tabel 3. Tabel 3 perubahan jumlah Anggaran pada tahapan penyusunan APBD 2017(dalam rupiah), uraian KUA-PPAS RAPBD sebelum pembahasan DPRD RAPBD


Setelah pembahasan DPRD APBD Perubahan APBD Pendapatan 967.565.251.000
1.103.904.487.192.00
1.210.868.772.392.00
1.394.814.060.853,80
1.384.237.487.357,90
PAD 62.784.737.000,00
231.130.204.485,00
280.958.489.685,00
236.504.208.195,80
320.872.307.743,90


Dana Perimbangan
797.476.860.000,00
695.353.696.000,00
752.489.696.000,00
1.073.847.745.457,00
963.244.157.738,00

Lain-lain


Pendapatan daerah yang sah
107.303.654.000,00
177.420.586.707,00
177.420.586.707.00
84.462.107.201,00
100.157.021.876,00


Belanja 934.065.251.000,00
1.019.004.487.192,00
1.165.968.772.392,00
1.304.970.728.364,80
1.264.708.294.258,00


Belanja tidak langsung 433.824.678.000,00
486.047.036.853,00
486.047.036.853,00
498.561.811.577,00
473.848.735.627,00


Belanja langsung 500.240.573.000,00
532.957.450.339,00
679.921.735.539.00
806.408.916.787,80
790.859.558.631,00


Surplus
Defisit 33.500.000.000,00
84.900.000.000,00
44.900.000.000,00
89.843.332.489,00
119.565.193.099,90


Pembiayaan
Daerah
Penerima pembiayaan-30.000.000.000,00
30.000.000.000,00
60.431.015.906,00
29.462.706.697,10


Pengeluaran
Pembiayaan 33.500.000.000,00
114.900.000.000,00
74.900.000.000,00
150.274.348.395,00
149.027.899.797,00

Pembiayaan
Netto(33.500.000.000.00)
(84.900.000.000.,00)
(44.900.000.000.00)
(89.843.332.489,00)
(119.565.193.099,90)


Silpa
Dari Tabel di atas Menunjukan bahwa jumlah alokasi anggaran (Pendapatan, belanja,dan pembiayaan) mulai dari tahapan KUA-PPAS, RAPBD sebelum pembahasan



DPRD, RAPBD setelah pembahasan DPRD (untuk di evaluasi Gubernur), Sampai dengan penetapan APBD 2017 terus mengalami kenaikan secara signifikan.


Hasil analisis data anggaran pada masing-masing tahapan penganggaran tersebut menunjukan bahwa kenaikan anggaran belanja dan pembiayaan netto ditutupi dengan Kenaikan Anggaran pendapatan.


Hasil analisis data anggaran pendapatan, belanja,dan pembiayaan netto secara signifikan antara KUA-PPAS dengan APBD 2017.Hal tersebut menunjukan KUA-PPAS tidak dijadikan pedoman dalam penyusunan APBD 2017 kenaikan anggaran pendapatan,belanja, dan pembiayaan netto antara KUA-PPAS dengan APBD 2017 di tunjukan pada tabel 4.

Tabel 4 perubahan anggaran antaran KUA-PPAS dengan APBD 2017(dalam rupiah)
No. Uraian KUA-PPAS APBD 2017 Kenaikan/Penurunan
1 Pendapatan
967.565.251.000,00
1.394.814.060.853,80
427.248.809.853,80

2 Belanja
934.065.251.000,00
1.304.970.728.364,80


3 Pembiayaan Netto
33.500.000.000.00
89.843.332.489,00
56.343.332.489,00

Kenaikan Anggaran Pendapatan secara signifikan tersebut tidak didasarkan pada sumber-sumber pendapatan yang terukur dan dapat dipastikan penerimaanya,yang di indikasikan hanya untuk menutupi kenaikan anggaran belanja dan pembiayaan netto.


BPK RI Meminta Keterangan Kepada Kepala SUBBID Anggaran untuk mengetahui alasan kenaikan anggaran tersebut,


Namun sampai dengan Pemeriksaan berakhir, BPK RI tidak memperoleh penjelasan dan Dokumen Pendukung yang Memadai atas alasan Kenaikan Anggaran pada masing-masing tahapan penyusunan APBD 2017.


Contoh Kenaikan sumber pendapatan lainya pada KUA-PPAS  sebesar Rp.84.462.107.201.00, pada APBD 2017 atau mengalami kenaikan 15 kali dari nilai KUA-PPAS. Pendapatan lainya besar Rp 84.462.107.201,00 terdiri atas
1)Piutang tahun sebelumnya sebesar Rp.55.913.707.075,00
2)Piutang tahun sebelumnya DAK Sebesar Rp.26.548.400.126,00; dan
3)Pendapatan lainya sebesar Rp2.000.000.000,00

Atas rincian pendapatan tersebut Tidak disertai Rincian yang menjelaskan Sumber- sumber Piutang Tahun sebelumnya, piutang tahun sebelumnya DAK,dan pendapatan lainya.


Yohanes/Erni

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *