Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang H-6 "Ada Logistik Pemilu Belum Tiba di Rote Ndao

Kamis | 4/11/2019 WIB Last Updated 2019-04-11T01:38:47Z
Foto Ketua KPUD KabupatenRote Ndao: Christian Daepanie
ROTE NDAO - Komisi Pemilihan Umum (KPUD)Kabupaten Rote Ndao, menjadwalkan  akan mendistribusikan logistik Pemilu 2019 mulai minggu (14 /4) namun sampai H-6 ternyata logistik untuk Rote Ndao belum juga lengkap.

Ketua KPUD Kabupaten Rote Ndao,Christian Daepanie Kepada NewsKpk  mengatakan, pendistribusian memang dijadwalkan berlangsung hari minggu nanti . Namun, masih ada logistik yang belum tiba, diantaranya Surat suara Untuk  Dapil (3) dan juga Surat Suara DPR RI serta kotak surat suara yang berjumlah 30 kotak suara sehingga Distribusi akan tetap berjalan untuk kecamatan yang sudah di sortir dan di nyatakan lengkap.

Intinya “Logistik belum komplit  karena ada yang belum tiba,” namun yang pasti jelang H-1 di pastikan semua logistik bisa tiba di TPS masing masing kata Cris pada Kamis 11/4 pagi

Selain keterlambatan pengiriman logistik dari pihak perusahaan  Percetakan  dirinya juga mengaku khawatir terhadap cuaca akhir-akhir ini, yang sering terjadi hujan deras. Pasalnya, kotak suara pemilu kali ini terbuat dari kardus namun pihaknya juga terus memantau cuaca "Kitong tiap hari cek pi BMKG" dan Datanya untuk sementara cuaca ke pulau Ndao,dan Nuse masih  aman.

“Sementara untuk kotak  suara sebenarnya sudah kami terima melalui Jasa Pos Giro yang dinkirim oleh pihak perusahaan percetakan  dan untuk Rote Ndao, masih terdapat kekurangan total keseluruhan 49 kotak suara, namun ketika kami terima 30 kotak suar sudah dalam keadaan rusak yang tersisa hanya 19 kotak suara saja sehingga masih kurang 30 kotak suara  lagi namun sudah kami laporkan kepada KPU Provinsi dan saat ini pihak KPUD sedang mengawal proses percetakan pada perusahaan tersebut  di Makasar juga,apalagi saat ini kotak suara yang di kirim jumlahnya sangat terbatas .

Sementara terkait waktu pendistribusian ke kelurahan dan desa  atau kecamatan, tidak menjadi masalah. Terpenting H-1 didistribusikan ke TPS sudah harus tuntas , Sedangkan beberapa daerah yang kondisi geografisnya sulit, bisa didistribusikan terlebih dahulu


"Kita juga ada minta kapal KRI AL, "tapi katanya belum selesai perbaikan,sehingga Kemungkinan kami mengantisipasi dengan memakai kapal milik bumdes dari pulau Nuse.


Intinya pada minggu nanti kami " sudah bisa bergerak
Sejauh ini, dirinya mengakui, kendala paling serius adalah keterlambatan logistik,namun
 kita juga sangat berharap agar semuanya  lengkap jelang H-1 sehingga proses distribusi berjalan lancar.


Untuk di ketahui Jika logistik belum juga tiba  hingga hari H, maka KPU melanggar undang-undang. Sesuai aturan, template dan salinan form C harus ada di kotak suara  dalam kondisi tersegel.

Kalau itu belum ada, kapan mau melakukan penyegelan? Kalau sudah pelaksanaan sementara belum ada, tentu saja KPU melanggar aturan. Yang jelas semua logistik, termasuk formulir C dan lainnya, paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan pemilu,(AL).
×
NewsKPK.com Update