Notification

×

Iklan

Iklan

Nelayan Kaget Ada Rekomendasi Atas Nama Perahu padahal tak Pernah terima BBM Subsidi

Sabtu | 9/12/2026 WIB Last Updated 2026-09-12T03:16:24Z


Rote Ndao - Ibarat Pepatah Sudah basah kehujanan lagi Menggambarkan orang yang sudah dalam kondisi sulit, lalu mendapatkan kesulitan baru yang membuat kondisinya makin parah.

Hal ini menggambarkan kondisi yang di alami oleh para Nelayan Tradisional di Beberapa Desa yang ada di Kabupaten Rote Ndao 


Beberapa Nelayan Asli Asal Desa Boni Dusun Aduoen dan Desa Tasilo mengadukan nasib mereka yang sebagian belum menikmati BBM bersubsidi bahkan sama sekali tidak mengetahui tata cara mendapatkan Rekomendasi BBM Bersubsidi jenis Solar padahal mereka telah mengantongi Pas Kecil perahu motor dengan berbagai GT dari UPP Syahbandar Baa


Keluhan tersebut datang dari para Para Nelayan di desa Tasilo dan desa Daudolu,pada Jumad 11/9 malam 


Meminta Agar Pemerintah dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, DPRD,serta Aparat Penegak Hukum untuk segera bertindak atas kondisi yang dialami para Nelayan terkait Rekomendasi Subsidi BBM jenis Solar.


Bahkan sebagian belum menikmati BBM bersubsidi tersebut


Salah seorang Nelayan Mengatakan kami ada puluhan pemilik alat tangkap yang tidak mendapat kuota BBM bersubsidi karena katanya memang belum ada jatah 

Padahal kami tahu bahwa ada oknum yang mengurusnya bahkan terakhir kami mendapat kabar Rekomendasi atas nama Perahu Kami keluar dari dinas Perikanan namun BBMnya sama sekali tidak kami dapat dan kami tahu siapa oknum oknum itu 


Sejak awal mereka yang membawa petugas Syabandar mengukur kapal kami dan membuat Pas kecil

Tapi kayaknya belum bisa di pergunakan setiap kali kami bertanya hanya mendapatkan janji

Padahal Pas kecil perahu kami sudah keluar dari bulan februari lalu,terakhir kami tanya katanya nanti baru dapat sedikit uang sebagai pengganti karena mereka sudah gunakan rekomendasi kami

Untuk itu maka kami berharap Pemda DPRD Aparat Kepolisian juga Dinas Perikanan untuk segera bertindak



Selain itu, ada dugaan jatah BBM bersubsidi diambil oleh oknum yang tidak berhak sehingga pihaknya mendesak pemerintah untuk mengecek ke lapangan.


Itu memang ada yang tidak punya kapal bisa diterbitkan rekomendasinya, janganlah ada permainan sehingga itu yang membuat kuota kita tidak pernah cukup, turunlah mereka ke lapangan untuk mengecek,” ucap para nelayan


Di sisi lain, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Yeanes Riwu mengatakan persyaratan untuk mendapat BBM nelayan sudah diperketat. Namun, jika masih ada penyimpangan di lapangan ia meminta nelayan ikut proaktif melaporkan.


Itu ada persyaratannya harus diketahui desa, pas kecil juga jadi persyaratan artinya kapalnya diukur oleh KSOP jadi ada kapalnya, baru kita berikan rekomendasi, tapi dalam perjalanan mungkin dijual atau rusak, kita tidak tahu kalau tidak dilaporkan,” dan memang yang kami temukan di lapangan Faktanya Demikian


Salah satu Contoh Pemilik atas nama Umar Kiah Ada 5 unit alat tangkap yang di keluarkan Rekomendasi tetapi begitu kami cek ke Lapangan justru tidak sesuai Fakta Bahkan ada alat tangkap namun mesinya Rusak otomatis tidak beroperasi namun setiap bulan Rekomendasi selalu keluar "kami meminta semua pihak membantu kami membongkar semua kejahatan ini ujarnya.


Hasil Investigasi Wartawan Ditemukan Beberapa Oknum Mafia Rekomendasi yang mengambil BBM Subsidi milik nelayan Aduoen Desa Boni diantaranya berinisial B,A,Sedangankan Desa Tasilo Oknum M, begitupun dengan Kelurahan Metina dan Namodale juga Sanama Kuli Aisele Oeseli Batutua juga Milik Nelayan Desa Papela.

Dan seluruh oknum oknum ini Domisili dalam Kota Baa

×
NewsKPK.com Update